header niko 728 x 90

"Debt Collector" Berani Perkosa ABG karena Disangka Sudah Mati



Tukang Tagih berinisial ANS (22) berani memperkosa gadis ABG berusia 16 tahun karena mengira korban sudah tewas. Karyawan koperasi simpan pinjam di Cilacap itu berbuat bejat ketika datang menanggih utang orang dua si korban.
"Saat korban berontak, pelaku segera mencekik leher Mawar selama lima menit dan memukul mukanya. Pelaku mengira korban telah meninggal dunia sehingga dia melampiaskan nafsunya," kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya dalam jumpa pers di Markas Polres Cilacap, Rabu (25/05/2016).
Menurut Ulung, kasus ini terungkap berdasarkan laporan korban Mawar (bukan nama sebenarnya), peristiwa yang dialami gadis berusia 16 tahun itu terjadi pada hari Sabtu (21/05).
Saat itu, kata dia, pelaku mendatangi rumah korban di Desa Karangreja, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, untuk menagih utang kepada orangtua Mawar.
"Akan tetapi saat itu orangtua korban sedang tidak berada di rumah, yang ada hanya korban dan adiknya yang berusia tiga tahun," katanya.
Pelaku dan korban pun mengobrol di ruang tamu. Setelah beberapa saat mengobrol korban yang tercatat sebagai pelajar kelas XI salah satu sekolah menengah atas itu menunjukkan komputer jinjingnya yang rusak.
"Oleh karena duduknya bersebelahan, pelaku tergoda untuk berbuat senonoh terhadap korban," tandas perwira polisi berpangkat melati tiga.
0 Komentar untuk ""Debt Collector" Berani Perkosa ABG karena Disangka Sudah Mati"

Back To Top